insan biasa

may Allah bless u

Friday, 17 May 2013

Give Your Heart A Break

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG
(Tidaklah aku menulis hari ini melainkan dengan keizinan dari-Nya)

I'm giving you a time
for you to take a breath
and have a rest
try to think  back what had happen..

I'm giving you a time 
for you to make up your mind
for you to realize
and
hopping for you to be a little bit positive
about what's going on this world
and learn to be patient...

P A T I E N T
it's not just a word
but have a deeper meaning when you reach it

Sometimes
sacrifice is needed when you wish for something.
It goes the same with friendship
You wish to be with them
You wish to have them by your side
and
you wish for them to be your friend

Yes..
sacrifice is needed
when you started to know  how important he/she in your life
when you allow them to be  by your side
when you want them so badly
when you are free to tell them your stories..

(S. A. C. R. I. F. I. C.E)  &  (P. A. T. I. E. N. T)
different meaning
but technically it is the same
you are suffering enough to be patient just to get along with them
Yes, it's sound ridiculous
but it is what peoples doing
as long as they know what they want
and what is the best for them
it also a cycle of these life...

You might say this is stupid
but one day if you face the same situation
you will started to know the word
SACRIFICE and PATIENT..

Sometimes
we gonna be at the top of these life
and
sometimes we gonna fall drastically
life will keep cycling
depends on your attitude..

~wish you have a nice day~


Wednesday, 6 February 2013

Values of a friendship

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG
(Tidaklah aku menulis hari ini melainkan dengan keizinan dari-Nya)

What does friendship means to you guys? Simple word but has a different meaning for individual. This is a story about a guy. Once in my life.. I think it's okay if i say that I never meet this kind of person in real life. Actually there is a person like him but it hard to find. Might be 1 out of 10? ~I guess~


I know this guy for a very long time. He is the type of person that willing to do everything to help his friends. Anything they asked, as long as he can do it. He will feel sorry and sincerely apologize if he can't help them. Immediately, after a friend call and asked for him he will go. Even if the matter is about money he will borrowed it for someone his trusted. As a result, whenever he need someone there must be his friends who always help him and be by his side. To be honest, he make me realized how important to be a good friend especially when you are needed. 

I still remember one day there is a big event that he need to conduct and he can't do it just by himself. He need support. I was surprised back then because majority who came and help him was his friends. Most of them are volunteer to help, and he play a role like a leader who give instruction. Watching all that happen in front of my eyes make me wonder what is exactly a friendship means to him? Silently, I wish that I can be like him one day.

Out of the blue, watching him and his friends reminds me of my friends when I'm in secondary school three years before. We fight for the future and always be together. The hard times that we faced together, every single things that we shared, the sad and happiness... it just a lot of memory that we create together. Even it was hard but together we faced it and smile brightly to fight. I miss that time. Sometimes I do asked myself:

 "Would it be okay if I still stuck in that period of time?" 

I know it can't be like that because everyday it will be a new days for us and we'll meet a new friends, people, and situation.

I'm not saying this to compare what I have now and before but what I'm trying to say is once you have a friends treat them nicely and appreciate them. Always be by their side no matter what happens. It is more than enough. To my friends, thanks a lot for being my friends. You might never heard this from me but I really appreciate you guys. I'm sorry because I couldn't say this in front of you. Thanks for come and make my life colorful. I might be not good enough to be your friend like what that guy do but I'm trying hard to be a good friend for you. Thanks a lot.

In this world, there's two type of happiness. 

Firstly is after the time you look and think "I was happy back then", you realize that you were happy after the event.

Second is realizing you are happy at the present time. Realizing at that moment is so precious. You make that moment a memory. It's bright enough to relive it for the rest of your life.

Have you found your happiness yet?   

School2013

Thursday, 10 January 2013

I've made mistake

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG
(Tidaklah aku menulis hari ini melainkan dengan keizinan dari-Nya)

-Hari ini dan semalam-

"Kesalahan hari ini merupakan pengajaran di masa hadapan. Mungkin ia sangat pahit untuk kita pada hari ini tetapi di masa hadapan nanti membuatkan kita tersenyum. Kerana apa? Kerana manusia itu sendiri belajar melalui kesilapan. Pengalaman mematangkan manusia, hakikatnya kesilapan waktu silam mengajar kita menjadi insan cekal."

Petikan dari buku, SENYUMLAH, karya SYED ALWI AL ATAS:

Ada sebuah sedutan filem kartun yang sangat menarik. Pendek, tetapi lucu dan menjadikan kita berfikir. Dalam sedutan itu digambarkan karektor kartunnya sedang menaiki sebuah kapal di laut lepas. Lalu terjadi badai besar yang menyebabkan kapalnya terdampar dan hancur kucar-kacir di sebuah pulau kecil. Ketika sudah berada di Pantai Pulau kecil itu, si karektor kartun ini menatap langit dan berkata dengan nada protes, "Mengapa saya?"

Tidak lama kemudian, ketika dia masih berdiri di tempat yang sama, turun satu jawapan. Sebuah belon turun dari langit. Belon itu bertuliskan, "Mengapa tidak?"

****************************************************

Ini hanya cerita kartun sahaja, tetapi setidak-tidaknya bahagian awal cerita itu seringkali mewakili hidup kita. Ketika kita menghadapi satu-satu musibah yang berat, kita mengeluh dan memprotes:

"Mengapa saya?"

"Mengapa harus saya yang menimpa musibah seperti ini?"

"Mengapa saya harus menerima beban berat ini?"

Kita mengeluh dan berasa tidak boleh menerima musibah yang menimpa kita itu. Disebabkan kita boleh menerimanya kita jadi semakin tertekan dan kehilangan optimisme. Kita mempersoalkan, "Mengapa saya?" Padahal pertanyaan itu tidak memberi manfaat apa pun.

Kita tidak perlu datangnya sebuah jawapan, tidak juga turunnya sebuah belon bertuliskan, "Mengapa tidak?" kerana jawapan seperti itu memang tidak akan pernah muncul. Cukup dengan kita terima sahaja bahawa itu sudah terjadi kepada kita. Ia memang berat, tetapi itu sudah terjadi dan kita tidak boleh berbuat apa-apa atasnya. Daripada mempersoalkan yang tidak perlu, lebih baik kita menatap masa depan dan mengambil tindakan yang realistik. Lupakan yang sudahberlalu dan bertindaklah secara positif untuk hari ini dan esok.

Jadi, apa gunanya bertanya, "Mengapa tidak?" Lebih baik bertanya, "Lalu, apa yang boleh saya lakukan sekarang?" Lakukanlah apa yang kita boleh dan bangkitlah kembali tanpa mengeluh. Hanya dengan cara itu, kita boleh memperbaiki keadaan dan bangkit kembali menuju kejayaan.

Barangkali suatu saat nanti kita akan mengangguk dan tersenyum saat mengingat musibah yang pernah menimpa kita, "Ya, mengapa tidak?"

******************************************************************

-Hargai mereka yang hadir dalam hidup kerana kehilangan mereka pasti meninggalkan kesan yang mendalam-

Monday, 31 December 2012

True friend...

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG
(Tidaklah aku menulis hari ini melainkan dengan keizinan dari-Nya)

-One of the character of true friend-

CATATAN SEORAGNG SAHABAT (petikan):

"Hati saya rasa bahagia tatkala melihat insan lain tersenyum gembira. Hati saya rasa bagai ada yang tidak kena tatkala melihat mereka berduka.

Apakah yang perlu saya lakukan untuk menghilangkan luka dalam hatinya? Saya hanyalah insan biasa, bila berjalan tiada yang akan perasan, dan bila bersama-sama tiada siapa yang merasa kehadiran. 

Namun, saya memiliki hati untuk berkongsi perasaan suka dan duka. Walaupun saya hanyalah insan biasa yang serba kekurangan tetapi, izinkanlah saya untuk membuat anda tersenyum walau untuk seketika cuma.

Mungkin, kehadiran saya tidaklah terlalu dirasai. Umpama halimunan tika bersama-sama yang lain, akan tetapi memadailah andai saya dapat meluangkan masa membantu anda, dan ada di saat anda memerlukan seorang teman..

Saya pasti akan turut gembira andai anda kembali tersenyum..."

*****************************************************************
Mengimbau kembali zaman persekolahan. Hadirnya dia sebagai seorang sahabat yang setia berada di sisi di saat insan lain sibuk dengan urusan masing-masing.

Tika malam kian hening, dirinya setia menyemak hafalan diri ini. Di saat insan lain sudah lena dibuai mimpi indah, dia masih setia membantu mebetulkan sebutan dan tajwid. Segalanya dilakukan demi manghadapi peperiksaan (hafazan) keesokan harinya. Terima kasih...

Petikan dari sebuah lagu nasyid: 

"sekiranya ku mendapat pengganti
ku harapkan teman sepertimu oh sahabat
banyak membantu dan mendorongku
menjadi hamba yang taat kepada-Nya.....
walau dirimu tiada lagi
tapi hatiku tetap bersamamu
kenangan bersamamu subur mewangi
tak akan luput dari ingatanku..."

Monday, 26 November 2012

perjalanan sebuah persahabatan

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG
(Tidaklah aku menulis hari ini melainkan dengan keizinan dari-Nya)

Perjalanan panjang mencari sahabat sejati, apakah mungkin kami yang tidak serasi?

Ambil waktu untuk berfikir
mencongak setiap salah dan silap dalam sebuah persahabatan
lantas terus menyelami hati dan memahami diri
maka benarlah akhirnya jawapan yang ditemui
hidup ini perlu berdikari
kerana suatu saat kita pasti akan sendiri...

Perjalanan ini sangat panjang dan penuh berduri
hampir sahaja, setiap yang berlaku mematahkan semangat dalam diri
namun kebenaran harus segera dicari
walau payah akan cuba aku gagahi...

Duhai sahabat,
dirimu mungkin menganggap aku penuh muslihat
manusia berubah itu adalah hakikat
dalam perjalanan panjang mencari sahabat
harapnya semoga berkekalan hingga akhirat...



Benarlah kata orang, sebuah pertemuan itu sangat manis, tetapi bila tiba detik perpisahan hanya akan membuat manusia terguris..

Teringat petikan status sepupu saya di laman "Facebook". Katanya:
"Manusia boleh berubah dalam masa sesaat bergantung pada rasa yang telah menekannya. Usah bergantung harap pada manusia kelak dia akan berubah."

Seringkali manusia tersalah tafsir dengan apa yang dilihat oleh mata. Pandangan mata boleh menipu tetapi tidak pandangan hati. Justeru nilailah manusia melalui akhlaknya bukan apa yang dilihat oleh mata.

Kadang-kala orang yang berdiam diri itu bukanlah bermaksud dia bersalah, dan orang yang menangis pula tidak bermakna dia mengalah. Ketahuilah bahawa hakikat sebenarnya adalah mereka sedang cuba untuk terus bangun agar dirinya tidak berterusan berdiam diri dan menangis. Berilah masa padanya agar melepasi saat kesukaran yang mana ia memerlukan mereka mengumpul kembali kekuatan dalam diri.

Benar..manusia mudah berubah. Setiap hari, setiap saat sentiasa akan ada cerita dan pengalaman baru yang akan mendidik mereka menjadi manusia yang tabah. Setiap hari juga akan ada muka-muka baru yang akan mewarnai kehidupan mereka. Persoalannya adakah muka-muka baru itu akan mewarnai kehidupan mereka dengan warna-warna yang ceria atau hanya membawa kepada kegelapan dan kesuraman hari-hari mendatang?

Awan mendung yang datang hanya singgah sebentar. Seketika nanti pasti akan berarak pulang dan mengundang cahaya yang terang. Cahaya inilah yang akan terus menyinari kehidupan manusia. Begitulah jua ibaratnya ujian yang datang menimpa manusia. Setiap apa yang berlaku pasti akan mengundang hikmah disebaliknya. Insya-Allah.

Tidak akan menjadi persolan sama ada muka-muka baru yang mewarnai kehidupan manusia itu akan memberi keceriaan atau hanya membawa kepada kegelapan tetapi apa yang paling penting adalah diri sendiri. Bagaimana manusia menghadapi muka-muka baru dalam kehidupan mereka? Mampukah mereka untuk terus bersikap optimis atau memilih untuk menjadi seorang yang prejudis?

Hakikatnya, diri manusia itu sendiri yang memilih sama ada untuk bahagia atau terus menderita. Juga hakikat dalam sebuah kehidupan, bahawasanya pilihan itu ada di tangan mereka. dan akan berlaku dengan izin Allah...

This is myself, this is my way, this is how I live.
 I like to test people around,
and when it's not going to work like it supposed to be
just smile brightly
and forget everything.

Friday, 9 November 2012

don't judge a book by its cover

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG
(Tidaklah aku menulis hari ini melainkan dengan keizinan dari-Nya)

"Kadang-kala apa yang kita rasa tidak sama dengan apa yang dilihat oleh mata"

kind of mystery

Manusia mudah berubah
dan
akan sentiasa berubah...

Nakal

sifatnya

gayanya

cara dia

segalanya tentang dia

menimbulkan syak wasangka

tidak mahu terus berprasangka

tetapi

itulah yang dilihat oleh mata..

-Pandangan mata selalu menipu-

Lihatlah manusia dengan mata hati

agar prasangka buruk dapat dihindari

jagalah diri dari perasaan iri

supaya hati tidak dicemari.

Buruknya perilaku dia

atau

cantiknya akhlak dia

hakikatnya

yang tahu hanya Dia

yang mampu menilai segalanya...

#inspiration of a friend

Friday, 2 November 2012

Adam...

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG
(Tidaklah aku menulis hari ini melainkan dengan keizinan dari-Nya)

-monolog sang hati- 

A.D.A.M



Apa ada pada dirinya sehingga menjadi 
sebutan oleh kaum Hawa?

Apa pula kelebihan yang dia miliki
hingga mampu membuat Hawa tidak tentu arah?

Siapa dia untuk membuat kaum Hawa bertengkar
sesama sendiri demi menjadi yang terbaik?

Kelemahan manusia yang nyata

bila hati diusik oleh rasa suka..

bila mendengar puji-pujian..

hingga akhirnya menjadi lupa

bahawa hidup ini hanya untuk sementara

Walau apa jua kelebihan yang ada pada dirinya

sesungguhnya

dia tetap manusia biasa

yang juga punya kelemahan

Mengapa mesti mengejar sesuatu yang mustahil untuk digapai

bilamana manusia berhak untuk memilih

sama ada untuk menjadi yang terbaik di mata dia

atau

berusaha sebaik mungkin untuk tatapan-Nya...

peliharalah ia agar tidak binasa

semailah ia untuk insan yang selayaknya sahaja

jangan sesekali dicemari rasa suka itu 

untuk sesuatu yang bergelar maksiat

Hindarilah ia...

bersihkanlah jiwa...


"Saya nak jadi seorang wanita yang diHORMATI bukan untuk diMINATI,
saya nak jadi seorang muslimah yang SEJATI bukan untuk di KEJARI,
saya nak jadi seorang wanita yang berakhlak TERPUJI bukan menjadi pujaan LELAKI,
saya juga nak jadi seorang muslimah yang tahu MENJAGA DIRI bukan yang MEMPAMERKAN aurat diri.
Bantulah saya untuk terus istiqamah dalam mencari redha Ilahi."


Benar,  manusia itu sangat lemah

justeru 

carilah PENCIPTA mengadulah pada-Nya....


"Kirimkan SURAT pengharapanmu di tengah keheningan malam. Jadikan air matamu sebagai DAKWATnya, kedua pipimu sebagai KERTASnya, kepasrahan hatimu sebagai SETEMnya, dan Arasy Ilahi sebagai ALAMATnya....
Setelah itu tunggulah jawapan dari-Nya."


-Hati manusia itu sangat rapuh, jangan biar ia mudah tersungkur-